Inilah Pandangan Politik Obama yang Fenomenal

Kebanyakkan seorang politikus Afrika-Amerika memulai karir dengan mengikuti komunitas-komunitas atau gerakan yang membela hak sipil. Gerakan-gerakan tersebut paling banyak bergerak dj tahun 1960 an silam. Meski demikian hal tersebut tidak berlaku bagi Obama. Obama memulai karirnya dalam sebuah orasi di National Association of Black Journalist, disana ia menjawab sebuah pertanyaan yang membuatnya terkejut.

Dalam pertemuan tersebut ia menjawab pertanyaan publik apakah ia “cukup hitam” untuk berkarir di bidang politik. Obama menjawab pertanyaan ini dengan sangat baik, ia menyatakan bahwa kita akan salah berpikir apabila jika kita (orang kulit hitam) terjun ke dunia politik hanya untuk menarik perhatian orang kulit putih.

Jawaban dari Obama ini sangat lugas dan bijak. Pertemuan National Association of Black Journalist tersebut diadakan pada bulan Agustus 2017 silam. Saat itu, ia juga mengakui jiwa mudanya keluar dan berkobar. Bahkan ia juga menyatakan bahwa dirinya tidak akan berada di pertemuan tersebut jika ‘obor’ belum sampai ke generasi yang baru.

Pandangan Politik Obama Sebagai Senator

Memulai karir sebagai senator, Obama merupakan salah satu pejabat yang terus memperoleh elektabilitas tinggi. Dari elektabilitasnya yang tinggi tersebut, perannya di partai Demokrat pun semakin menanjak. Pandangan politik yang sesuai dengan partainya inipun menjadi salah satu hal yang diminati oleh masyarakat sekitar.

Lalu, bagaimana Obama dapat terpilih sebagai presiden? Padahal, ketika menjadi calon presiden banyak orang yang mulai meragukan peran presiden Amerika Serikat pertama berkulit hitam tersebut. Sebagai salah satu seorang warga negara Amerika Serikat minoritas yang sering mendapatkan pandangan miring, ia ingin membuktikan bahwa seorang kulit hitam pun mampu berdedikasi di bidang politik.

Karena itulah, saat berhasil menjadi kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Obama tidak langsung menyerah. Justru ia melakukan kampanye dengan semaksimal mungkin. Obama berusaha merangkul segenap warga negara baik dari kulit putih maupun kulit hitam. Bahkan hampir semua orang berkulit hitam yang mendapatkan hak pilih memiliki kecenderungan menyuarakan pada sosok Obama.

READ  MACAM-MACAM PERMAINAN YANG SANGAT MUDAH DIMENANGKAN OLEH MANIAK JUDI TOGEL ONLINE INDONESIA

Akhirnya, dengan perjuangan melalui kampanye terbuka, debat calon presiden dan sebagainya, Obama terpilih menjadi presiden Amerika Serikat berkulit hitam pertama. Untuk menjalani jabatan tersebut, tentu tidak mudah. Tetapi dukungan dari istrinya Michelle Obama baik dari bidang politik sebagai ibu negara dan teman hidup memang sangat besar.

Pandangan Politik Obama Ketika Menjadi Presiden

Saat dirinya menjadi presiden Amerika Serikat ia rajin membuat pidato setiap minggu yang dipublikasikan dalam bentuk video di internet. Sebagai politikus, Obama dinilai sangat baik dalam menyampaikan orasi dan pidato, hal inilah yang menjadi kelebihannya serta membuatnya mudah diingat orang. Dari masa pelantikan hingga masa pemerintahan Obama berhasil mencuri hati rakyat Amerika Serikat salah satunya karena pidatonya yang bagus.

Dikutip dari survei yang diadakan oleh Gallup bahwa saat itu Obama berhasil mendapat suara rakyat sebanyak 64% namun angka ini menurun sebesar 40% an di tahun 2010. Persentase ini sempat naik saat dikabarkan nya sebuah kematian dari teroris kelas kakap Osama Bin Laden.

Sebagai politikus juga Obama mendapat berbagai penghargaan dan predikat. Pada tahun 2008 lalu ia mendapat gelar Person of The Year dari Time. Sedangkan pada tahun 2009, ia mendapat Hadiah Nobel Perdamaian yang diberikan oleh Komite Nobel Norwegia. Hadiah nobel ini juga sebelumnya diterima oleh tiga presiden Amerika Serikat.

Add Comment